China Bisnis Trip 12-22 Okt

Kota Guangzhou berdiri pada tahun 214 SM yang tumbuh makmur di bawah kebudayaan tiongkok asli, membangun kuil Buddha dan mengembangkan komunitas yang dikelola pedagang Arab dan Hindu. Tembok kota diperluas untuk menampung pertumbuhan selama Dinasti Sung (960-1279) dan banyak keluarga Tionghoa membanjiri bagian selatan untuk menghindari serangan Mongol dari utara abad 13-14. Dinasti Man Chu memerintah 1644-1911, dan Guangzhou menjadi ibukota Guangdong dan Guangxi. EIC mulai berdagang pada 1699, dan Perang Candu I (1839-1842) pecah saat orang Guangzhou menyita dan menghancurkan candu-candu ilegal selundupan Inggris, yang mendorong pemakainya melemahkan pekerja India dan Tionghoa. Perlu biaya $ 6 juta untuk menyelamatkannya dari kehancuran setalah kekalahan besar-besaran Cina.
Perang Candu II terjadi antara Inggris, Prancis, dan Cina pada 1856, dan Guangzhou diduduki pasukan Inggris-Prancis sampai 1861. Saat itu juga permusuhan pada dinasti yang berkuasa meletuskan Pemberontakan Tai Ping (1820-1864). Gerakan ini menjadi gerakan bawah tanah setelah kekalahan pertama pemberontak dalam upayanya namun muncul lagi ke permukaan bersama Sun Yat Sen yang pada 1885. Pada 1949, setelah pendudukan Jepang dalam Perang Dunia II, pemerintahan komunis mengambil alih kekuasaan dan pertumbuhan kotapun berlanjut di tengah periode perselisihan yang berlanjut, termasuk dalam wujud Revolusi Kebudayaan pada 1966-1967.
Kini Guangzhou muncul sebagai salah satu kota terpadat di China yang telah menjadi pusat dagang penting di Asia dan dicirikan peradaban gaya Barat yang kian tumbuh dan menghargai kapitalisme. Sementara itu, perkembangan ekonomi yang kuat memungkinkan Guangzhou untuk memiliki arsitektur yang memesona, pembangunan yang besar-besaran, system metro yang nyaman, transportasi antarkota yang tidak parallel, lapangan terbang internasional yang berkilauan, dan pusat pameran yang maju. Semua ini membantu untuk mengartikan kembali mengenai kota metropolis internasional yang memesona.
Saat ini, Guangzhou termasuk tiga teratas dalam hal ekonomis dinamik dan kota yang marak di China yang memberikan dampaknya kepada China, Asia Tenggara, dan bahkan kepada dunia, dengan kapasitas dan vitalitas ekonominya. Lebih dari 100 kekayaan tertinggi 500 perusahaan global memiliki markas di Guangzhou, termasuk carmaker Honda Jepang dan America’s Proctor and Gamble. Kota ini telah berhasil mengadakan lebih dari 100 sesi Pameran Komoditi Ekspor dan Impor China sejak 1957, dan telah menjadi pusat perdagangan untuk seluruh China.
Apa yang akan anda dapatkan di Kota Guangzhou..?? Mari bergabung bersama kami sebagai peserta China Bisnis Trip

( insert foto ikon Kota Guangzhou Tower )

13329755_10208776973958374_407255621_n

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!